Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatantim dosen Program Studi S1 Fisioterapi Universitas Muhammadiyah (UM) Metro berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (Himfi) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berbasis komunitas pada Senin (28/7/2025). Kegiatan ini berfokus pada edukasi, pemeriksaan kesehatan gratis, serta aktivitas fisik penunjang kemandirian lansia di Jl. Utama Iring Mulyo 15A, Metro Timur. Agenda pengabdian ini dirancang secara komprehensif untuk menyasar faktor risiko kesehatan yang paling sering dikeluhkan oleh kelompok lansia, yakni gangguan sistem gerak tubuh nyeri punggung atau sakit pinggang bawah.

Mengawali rangkaian kegiatan, para mahasiswa yang tergabung dalam Himafi UM Metro mendirikan pos pemeriksaan kesehatan. Di bawah pengawasan langsung para dosen, seluruh lansia yang hadir mendapatkan pelayanan deteksi dini berupa:

  • Pengukuran Tekanan Darah (Tensi): Guna memantau risiko hipertensi dan menjaga stabilitas kardiovaskular peserta.

  • Pengecekan Kadar Gula Darah: Sebagai skrining awal dan kontrol berkala terhadap risiko diabetes melitus pada lansia.

Puncak acara diisi dengan sesi sosialisasi kesehatan lansia yang menghadirkan narasumber utama dari jajaran dosen ahli S1 Fisioterapi UM Metro. Kaprodi S1 Fisioterapi, Hapy Ardiaviandaru Siamy, M.Fis., hadir memberikan edukasi mendalam mengenai manajemen pencegahan sakit pinggang bawah (low back pain) yang aman diterapkan di rumah. Turut serta dalam mengawal jalannya pengabdian ini, dosen Fisioterapi Afif Fairuz Fajri A. Zain, M.Biomed.,dan Bota Muhammad Akbar, M.Or., 

 

 

Setelah pemaparan materi, seluruh peserta diajak untuk melakukan senam sakit pinggang bersama. Gerakan senam ini dirancang secara khusus oleh tim fisioterapi untuk melatih stabilitas otot inti (core stability), meregangkan sendi-sendi yang kaku, serta meningkatkan kapasitas fungsional gerak lansia tanpa membebani struktur tulang belakang.

Kolaborasi taktis antara dosen dan Himafi UM Metro ini menjadi bukti konkret implementasi visi misi program studi yang unggul di bidang fisioterapi komunitas geriatri. Dengan turun langsung ke lapangan, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan klinis dan komunikasi mereka, tetapi juga belajar mengenali dinamika problem kesehatan lansia secara nyata. Melalui kegiatan sosialisasi dan senam bersama ini, diharapkan para lansia di komunitas setempat dapat lebih mandiri, memahami pola hidup sehat yang adaptif, serta mampu mempraktikkan latihan fisik mandiri demi menjaga kualitas hidup di usia senja.