KOTA METRO — Program Studi S1 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Akreditasi di Ruang Kelas 3.2 Gedung FIKES UM Metro, Senin (27/7/2026). Langkah awal penyusunan instrumen penilaian Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) yang ditargetkan rampung dalam sepuluh bulan mendatang.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi S1 Fisioterapi, Hapy Ardiaviandaru Siamy, SST.Ft., M.Fis., serta dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Agenda utama berfokus pada pembagian tugas tim kerja berdasarkan delapan kriteria kualitatif penilaian LAM-PTKes.
Dalam pengarahannya, Hapy menegaskan bahwa proses akreditasi ini bukan sekadar pemenuhan dokumen administrasi, melainkan ruang evaluasi diri secara menyeluruh untuk menjamin mutu tata kelola dan pendidikan di lingkungan prodi.
“Akreditasi merupakan proses untuk melakukan evaluasi diri secara menyeluruh sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola, pendidikan. Salah satu agenda penting dalam persiapan ini diantaranya penetapan sejumlah tindak lanjut yang menjadi prioritas dalam proses persiapan akreditasi. Kami bekerja maksimal dengan komitmen penuh untuk meraih predikat 'Baik Sekali '. Aspek penting yang langsung kami percepat meliputi pemutakhiran data kerja sama, pendataan mahasiswa, hingga rekam jejak kinerja dosen seperti, produktivitas penelitian, pengabdian masyarakat, publikasi internasional, dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)," ujar Hapy Ardiaviandaru Siamy, SST.Ft., M.Fis.
Selain pembagian tugas, rapat juga menghasilkan sejumlah komitmen yang akan menjadi pedoman pelaksanaan persiapan akreditasi selama sepuluh bulan mendatang. Beberapa agenda yang dibahas meliputi penyusunan timeline persiapan akreditasi, koordinasi pelaksanaan akreditasi institusi dan program studi, pemetaan kesiapan fasilitas serta sarana dan prasarana, evaluasi kelengkapan dokumen pendukung, penguatan koordinasi lintas unit di lingkungan universitas, serta penetapan langkah-langkah percepatan penyelesaian seluruh dokumen akreditasi.

Untuk memperkaya strategi persiapan, rakor ini menghadirkan sesi berbagi pengalaman (sharing session) bersama Ketua Program Studi Biomedis UM Metro, Ilham Fathurrahman, M.Biotech. Ilham membagikan berbagai best practices penyusunan dokumen instrumen, manajemen koordinasi tim, hingga pemetaan kendala teknis berdasarkan pengalaman akreditasi yang telah dilalui Prodi Biomedis sebelumnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Program Studi S1 Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Metro menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta membangun budaya kualitas yang berkesinambungan. Dengan persiapan yang terencana, kolaboratif, dan berbasis evaluasi, program studi optimistis mampu menghadapi proses akreditasi secara maksimal sekaligus mewujudkan visi sebagai pusat keunggulan fisioterapi komunitas yang unggul di bidang geriatri berbasis saintifik.