
Metro – Program Studi S1 Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Metro menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Akhir Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Metro. Rapat yang dipimpin oleh Ketua Program Studi S1 Fisioterapi, Hapy Ardiaviandaru Siamy, M.Fis., dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga pendukung program studi sebagai forum refleksi sekaligus penyusunan langkah strategis menghadapi semester berikutnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari siklus penjaminan mutu internal program studi untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran, efektivitas tata kelola akademik, serta berbagai aspek administrasi selama Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Melalui forum ini, seluruh peserta rapat menyampaikan hasil evaluasi, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama satu semester, serta merumuskan solusi dan rencana tindak lanjut guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP) alur pelayanan akademik bagi mahasiswa di tingkat prodi seperti alur pengumpulan absensi perkuliahan, alur administrasi antara dosen pengampu, manajemen kelas, hingga proses pengarsipan dapat berlangsung lebih tertib, efektif, dan terdokumentasi dengan baik.
Pada aspek akademik, rapat juga mengevaluasi kualitas bahan ajar dan sumber referensi yang digunakan dalam perkuliahan. Beberapa mata kuliah, menjadi perhatian khusus untuk dilakukan penyempurnaan melalui pengayaan referensi ilmiah, pembaruan materi, serta pengembangan modul ajar yang lebih sesuai dengan perkembangan ilmu fisioterapi dan kebutuhan dunia kerja.
Dalam upaya memperkuat implementasi Outcome-Based Education (OBE), rapat menghasilkan kesepakatan untuk melakukan revisi dan validasi berbagai perangkat pembelajaran. Dokumen seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), kontrak kuliah, serta perangkat evaluasi dan Pedoman Lembar Kerja (LKM) dan tugas mahasiswa akan diperbarui agar semakin selaras dengan capaian pembelajaran lulusan dan standar mutu pendidikan tinggi.
Program studi juga menyepakati penyusunan berbagai template akademik yang seragam, meliputi template RPS berbasis OBE, kontrak kuliah, dan bahan presentasi dosen. Standardisasi dokumen ini diharapkan mampu meningkatkan konsistensi proses pembelajaran sekaligus memudahkan proses monitoring dan evaluasi akademik.
Selain membahas pembelajaran, rapat mengevaluasi implementasi tata tertib program studi yang mencakup disiplin perkuliahan, ketepatan jadwal, penggunaan seragam, hingga mekanisme pelaksanaan ujian. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen tata tertib yang selanjutnya akan disosialisasikan kepada mahasiswa pada awal semester mendatang.
Rapat juga menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut, di antaranya penyusunan SOP pembimbingan akademik (PA), penyempurnaan SOP rapat program studi, pengembangan blueprint penilaian, serta penyusunan template modul ajar. Seluruh dokumen tersebut akan diintegrasikan dalam sistem penyimpanan digital program studi untuk mendukung tata kelola administrasi yang lebih efektif, terdokumentasi, dan mudah diakses.
Ketua Program Studi S1 Fisioterapi, Hapy Ardiaviandaru Siamy, M.Fis., menyampaikan bahwa rapat evaluasi akhir semester merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap seluruh proses akademik yang telah berjalan. Hasil evaluasi tidak hanya menjadi bahan perbaikan administratif, tetapi juga menjadi dasar dalam merancang strategi pengembangan program studi agar semakin adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa, perkembangan ilmu pengetahuan, serta tuntutan dunia profesi fisioterapi.
Melalui rapat koordinasi dan evaluasi ini, Program Studi S1 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Metro menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola akademik, serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. Berbagai rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat diimplementasikan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 sehingga mampu mendukung terwujudnya lulusan fisioterapi yang profesional, unggul, dan berdaya saing.
