Program studi S1 Fisioterapi Universitas Muhammadiyah (UM) Metro melakukan aksi kolaborasi nyata antara dosen dan mahasiswa, Ikatan Fisioterapi Indonesia Cabang Kota Metro. Tim Fisioterapi UM Metro ikut serta dan mengambil peran aktif dalam agenda besar BMT RUN yang diselenggarakan pada Selasa (27/7/2027). Sepanjang agenda berlangsung, kolaborasi dosen dan mahasiswa ini berfokus pada dua aksi utama di lapangan:

  1. Penyebaran Brosur Prodi S1 Fisioterapi: Sejak pagi, para mahasiswa aktif membagikan brosur kepada para peserta dan pengunjung. Brosur tersebut berisi informasi mengenai profil Program Studi S1 Fisioterapi UM Metro.

  2. Layanan Fisioterapi Pasca-Lari: Setelah para pelari mencapai garis finish, tim dosen dan mahasiswa langsung sigap memberikan layanan fisioterapi gratis di posko kesehatan. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan fisik singkat, peregangan terstruktur (stretching), aplikasi terapi es (ice therapy) untuk meredakan kram, serta penanganan awal cedera ringan akibat aktivitas lari terukur.

 

Melalui pembagian brosur dan layanan langsung setelah lari, masyarakat luas dapat melihat dan merasakan langsung manfaat nyata dari interaksi dengan fisioterapis. Peran profesi ini tidak hanya krusial pada proses rehabilitasi di rumah sakit, melainkan juga sangat penting dalam aspek pencegahan cedera di kehidupan sehari-hari dan dunia olahraga. Posko Fisioterapi UM Metro di Taman Kota Metro pun mendapat respons yang sangat positif dari para peserta BMT RUN 2027. Banyak pelari merasa terbantu untuk memulihkan kondisi fisik mereka secara cepat pasca-rute maraton, sekaligus mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya menjaga fungsi gerak tubuh secara optimal.

Kehadiran tim Fisioterapi UM Metro dalam agenda ini tidak hanya memberikan manfaat pemulihan fisik langsung bagi para peserta, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membumikan dan mengenalkan peran strategis profesi fisioterapi di tengah masyarakat luas