Masalah nyeri punggung bawah (sakit pinggang bawah) sering kali menjadi keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi kaum lansia dan ibu-ibu. Merespons fenomena tersebut, tim dosen dan mahasiswa program studi Fisioterapi menggelar kegiatan sosialisasi dan pengabdian masyarakat di Masjid Al Wushto, Metro Pusat, pada Kamis (30/10/2025). Kegiatan yang berfokus pada pencegahan sakit pinggang bawah ini menyasar jamaah pengajian Aisyiyah setempat. Agenda ini dihadiri dengan antusias oleh sekitar 45 orang peserta yang didominasi oleh ibu-ibu anggota pengajian.

Tim pengabdi dipimpin langsung oleh Kaprodi S1 Fisioterapi UM Metro, Hapy Ardiaviandaru Siamy, M.Fis. Dalam pelaksanaannya, beliau didampingi oleh sejumlah mahasiswi fisioterapi yang turut terjun langsung memberikan pelayanan, di antaranya Zazayatul Mifta, Nasywa Firjatullah Azzahra, Febby Nadita Sari, Riska Fadhila Ramly, dan Azahra Ramadani Nabila. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata Program Studi S1 Fisioterapi UM Metro dalam mengimplementasikan visi unggulnya di bidang komunitas geriatri (kesehatan lansia). Melalui pendekatan langsung ke masyarakat, tim pengabdi memberikan edukasi mengenai faktor pemicu nyeri punggung bawah yang sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari, khususnya pada usia lanjut

Rangkaian acara diawali dengan sesi edukasi mengenai anatomi punggung, faktor risiko, serta pemicu utama munculnya nyeri punggung bawah. Tim Fisioterapi menjelaskan pentingnya menjaga postur tubuh yang benar saat duduk, berdiri, maupun ketika mengangkat beban dalam aktivitas rumah tangga sehari-hari. Tidak hanya sekadar memaparkan materi, tim dosen dan mahasiswa juga mengajak seluruh peserta untuk langsung mempraktikkan gerakan latihan fisik (exercise) yang aman dan efektif. Latihan ini dirancang khusus untuk:

  • Meregangkan otot-otot pinggang yang kaku.

  • Memperkuat otot perut dan punggung bawah (core muscles).

  • Meningkatkan fleksibilitas guna meminimalisir risiko cedera.

Peserta pengajian Aisyiyah tampak aktif mengikuti setiap gerakan yang dicontohkan oleh para mahasiswa di depan ruangan. Sesi tanya jawab juga berlangsung interaktif, di mana banyak peserta berkonsultasi mengenai keluhan fisik yang kerap mereka rasakan saat beribadah maupun beraktivitas di rumah. Melalui sosialisasi ini, diharapkan para jamaah pengajian Aisyiyah Masjid Al Wushto dapat lebih mandiri dalam mengenali gejala awal nyeri punggung serta menerapkan gerakan latihan yang telah diajarkan secara rutin guna menjaga kesehatan dan kualitas hidup mereka.